SDN 1 Semen โ SD Negeri 1 Semen melaksanakan upacara bendera untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman sekolah. Upacara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 sampai kelas 6, serta para guru dan staf.
Jalannya upacara berlangsung tertib. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, hingga penyampaian amanat pembina upacara yang mengajak siswa untuk terus giat belajar.
Kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa dan foto bersama di halaman sekolah.
SDN 1 Semen โ SD Negeri 1 Semen sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Pramuka Gugus Depan 17073 dan 17074 yang berlangsung meriah pada tanggal 8 hingga 9 Agustus. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Rangkaian acara resmi dimulai pada tanggal 8 Agustus, diawali dengan Upacara Pembukaan yang berlangsung khidmat. Usai pembukaan, para anggota Pramuka Penggalang ini langsung diajak mengasah kekompakan dan ketangkasan melalui kegiatan mencari jejak (jelajah alam) serta berbagai permainan edukatif (games) yang melatih kerja sama tim.
Kemeriahan semakin terasa pada malam harinya. Seluruh peserta berkumpul mengelilingi malam api unggun yang hangat, dilanjutkan dengan acara pentas seni. Pada sesi ini, setiap kelompok mengunjuk kebolehan dan kreativitas mereka melalui beragam penampilan seni yang menghibur dan disambut meriah oleh seluruh peserta.
Memasuki hari kedua, tanggal 9 Agustus, kegiatan diawali dengan Upacara Penutupan. Sebagai penutup rangkaian acara sekaligus momen keakraban, kegiatan diakhiri dengan permainan basah-basahan yang disambut sorak gembira dan tawa riang dari para siswa.
Melalui perkemahan dua hari ini, diharapkan para siswa kelas 4โ6 SD Negeri 1 Semen dapat terus menanamkan nilai-nilai kemandirian, kedisiplinan, serta kepemimpinan sesuai dengan semangat Dasadarma Pramuka.
Sukses selalu untuk Gudep 17073 & 17074 SD Negeri 1 Semen!
Dipublikasikan pada: 10 Agustus 2026.ยWONOGIRI โ Dalam upaya mengenalkan dan mempopulerkan kembali olahraga tradisional, Ikatan Mahasiswa Berprestasi (Imapres) Wonogiri mengadakan kegiatan sosialisasi olahraga sepak takraw di SD Negeri 1 Semen, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa dari para siswa.
Para siswa yang mengenakan seragam olahraga kebanggaan mereka berwarna merah dan hitam tampak melingkar dan berkumpul di lapangan. Mereka dengan saksama memperhatikan arahan dari perwakilan Imapres Wonogiri yang sedang memegang dan memperkenalkan bola takraw berbahan anyaman rotan tersebut.
Sosialisasi yang dibawakan oleh mahasiswa ini dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Ada beberapa tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan ini:
Pencarian Bakat Sejak Dini: Menggali potensi, minat, dan bakat siswa-siswi sekolah dasar di bidang olahraga sepak takraw yang nantinya dapat dibina lebih lanjut.
Pelestarian Olahraga Khas: Menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap olahraga yang berakar kuat di budaya Asia Tenggara agar tetap eksis di kalangan generasi muda.
Peningkatan Kebugaran Jasmani: Mengajak anak-anak untuk aktif bergerak, berolahraga di luar ruangan, dan menerapkan pola hidup sehat melalui permainan yang melatih ketangkasan serta keseimbangan.
Interaksi yang hangat antara mahasiswa Imapres dan para siswa menciptakan suasana belajar yang ceria dan tidak membosankan. Para siswa diajak berpartisipasi aktif, tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga melihat langsung bentuk bola takraw dan mempelajari teknik-teknik dasar permainannya.
Melalui program sosialisasi ini, diharapkan SD N 1 Semen dapat melahirkan bibit-bibit atlet sepak takraw yang unggul. Kehadiran Imapres Wonogiri di tengah-tengah siswa ini juga menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam memajukan pendidikan karakter dan olahraga di wilayah Wonogiri.
Dipublikasikan pada: 25 Juli 2026.ยPendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan hasil kerja sama yang erat antara guru dan orang tua di rumah. Anak menghabiskan sebagian besar waktunya bersama keluarga, sehingga peran orang tua sangat menentukan bagaimana anak tumbuh, belajar, dan membentuk karakternya. Untuk itulah program Parenting menjadi salah satu upaya penting yang perlu terus dikembangkan di lingkungan sekolah.
Apa itu Parenting dalam Konteks Pendidikan?
Parenting di sini merujuk pada upaya sekolah dalam membekali dan mendampingi orang tua/wali murid dengan pengetahuan serta keterampilan pengasuhan yang tepat, sehingga selaras dengan proses pendidikan yang diterima anak di sekolah. Tujuannya adalah menciptakan pola asuh dan pola pendidikan yang konsisten, baik di rumah maupun di sekolah.
Mengapa Parenting Penting?
Menyamakan visi mendidik โ agar nilai dan kebiasaan baik yang diajarkan di sekolah juga diterapkan dan didukung di rumah.
Mendukung tumbuh kembang anak secara optimal โ baik dari sisi akademik, emosional, maupun sosial.
Membangun komunikasi dua arah โ antara guru dan orang tua, sehingga permasalahan anak dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.
Membekali orang tua dengan keterampilan pengasuhan โ misalnya cara mendampingi anak belajar, mengelola emosi anak, hingga mengatur waktu penggunaan gawai.
Beberapa Contoh Topik Parenting yang Relevan bagi Orang Tua Siswa SD
Cara mendampingi anak belajar di rumah tanpa memaksa
Komunikasi efektif dengan anak usia sekolah dasar
Mengelola screen time dan penggunaan gadget pada anak
Menghadapi tantrum dan emosi anak dengan bijak
Membangun kebiasaan baik (disiplin, tanggung jawab, kemandirian) sejak dini
Komitmen SD Negeri 1 Semen
SD Negeri 1 Semen berupaya menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua/wali murid melalui berbagai kegiatan yang mendukung pengasuhan anak secara positif.
Dengan sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Dipublikasikan pada: 14 Juli 2026.ยSebagai bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada masyarakat, kami merilis laporan berkala Survei Kepuasan Masyarakat.
Survei ini menjadi tolok ukur penting bagi kami untuk mendengar langsung suara Anda, mengevaluasi kinerja unit kerja, serta memetakan area yang memerlukan peningkatan mutu ke depannya.
Laporan kali ini merangkum aspirasi dari 13 responden dengan latar belakang yang sangat beragam:
Karakteristik Pekerjaan: Pengguna layanan didominasi oleh Ibu Rumah Tangga (30,8%) dan pelaku Wiraswasta (15,4%), serta mencakup profesi lain seperti Buruh Harian Lepas, Pegawai P3K Paruh Waktu, Pelajar, Petani, dan Sopir.
Tingkat Pendidikan: Sebaran tingkat pendidikan menunjukkan keterbacaan yang inklusif, dengan mayoritas responden merupakan lulusan SMA (46,2%), diikuti oleh lulusan SD (23,1%), tingkatan Tinggi/Diploma/Sarjana (23,1%), dan lulusan SMP (7,7%).
Masyarakat berinteraksi secara aktif di berbagai unit layanan. Kebutuhan tertinggi berada pada sektor Pelayanan Bimbingan dan Konseling serta Pelayanan Legalisir yang masing-masing diakses oleh 53,8% responden. Selain itu, Pelayanan Ekstrakurikuler (46,2%), Pelayanan Mutasi Siswa, dan Pelayanan Koperasi & Parenting juga menjadi sektor yang cukup padat interaksi.
Berdasarkan data kuantitatif yang masuk, tingkat kepuasan masyarakat berada pada kategori yang sangat positif. 100% responden menilai kinerja kami berada pada tingkat "Sesuai" dan "Sangat Sesuai" di seluruh aspek pengujian, tanpa adanya sentimen negatif (Kurang Sesuai/Tidak Sesuai).
Berikut adalah detail persentase kepuasan pada 7 indikator utama:
Kemudahan Prosedur & Penanganan Pengaduan: Mencapai angka kepuasan 92,3% (Kategori Sesuai).
Kesesuaian Persyaratan & Kedisiplinan Petugas: Berada di angka 84,6% (Kategori Sesuai).
Kompetensi Staf & Kualitas Fasilitas: Dinilai optimal sebesar 76,9% (Kategori Sesuai).
Kecepatan Waktu Penyelesaian: Sebesar 69,2% menilai Sesuai, dan 30,8% menilai Sangat Sesuai.
Kami sangat menghargai saran tertulis yang masuk dari masyarakat. Menindaklanjuti aspirasi tersebut, fokus rencana aksi dan pembenahan internal kami ke depan akan diarahkan pada:
Optimalisasi Fasilitas Fisik: Meningkatkan kembali kualitas sarana dan prasarana kenyamanan ruang tunggu layanan.
Akselerasi Layanan Pengaduan: Mempertajam responsivitas pada unit penanganan keluhan dan konsultasi publik agar lebih taktis dan solutif.
Konsistensi Sikap Kerja: Mempertahankan dan menjaga budaya kerja ramah yang telah diapresiasi oleh masyarakat.
Terima kasih atas partisipasi aktif Anda dalam membantu kami terus berbenah menjadi lebih baik.
Dipublikasikan pada: 14 Juli 2026.ยIndonesia merupakan negara yang rawan terhadap berbagai jenis bencana, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga kebakaran. Sekolah, sebagai tempat berkumpulnya banyak anak dalam waktu lama setiap harinya, menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapat perhatian khusus dalam hal kesiapsiagaan bencana. Untuk itulah pemerintah menginisiasi program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Apa itu SPAB?
SPAB adalah program yang bertujuan menjadikan satuan pendidikan (sekolah) sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan tangguh dalam menghadapi risiko bencana. Program ini tidak hanya berfokus pada kesiapan fisik bangunan sekolah, tetapi juga pada kesiapan pengetahuan dan sikap seluruh warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat.
Tiga Pilar SPAB
Program SPAB dijalankan berdasarkan tiga pilar utama, yaitu:
Fasilitas satuan pendidikan yang aman โ memastikan bangunan dan sarana sekolah memenuhi standar keamanan terhadap risiko bencana.
Manajemen bencana di satuan pendidikan โ adanya kebijakan, rencana kesiapsiagaan, serta prosedur tanggap darurat yang jelas di sekolah.
Pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana โ pemberian edukasi kepada siswa dan seluruh warga sekolah mengenai jenis-jenis bencana serta cara menghadapinya.
Mengapa SPAB Penting bagi Sekolah?
Dengan adanya SPAB, siswa dan guru diharapkan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Beberapa contoh penerapannya antara lain:
Mengetahui jalur evakuasi dan titik kumpul aman di lingkungan sekolah
Memahami cara berlindung saat terjadi gempa bumi
Mengikuti simulasi/latihan evakuasi secara berkala
Mengenali tanda-tanda potensi bahaya di lingkungan sekolah
Komitmen SD Negeri 1 Semen
SD Negeri 1 Semen turut berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip SPAB dalam kegiatan sehari-hari, guna mewujudkan lingkungan belajar yang aman bagi seluruh siswa.ย
Dengan pemahaman yang baik tentang SPAB, diharapkan seluruh warga sekolah semakin siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan aman dan nyaman.
Dipublikasikan pada: 13 Juli 2026.SD Negeri 1 Semen, Kecamatan Jatisrono, kembali mempublikasikan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil survei pada Semester 1 Tahun 2026, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) SD Negeri 1 Semen mencapai 79,70, meningkat dari 77,70 pada Semester 2 Tahun 2025 dan 78,63 pada Semester 1 Tahun 2025. Capaian ini menempatkan mutu pelayanan sekolah pada kategori B (Baik).
Peningkatan ini menjadi bukti nyata komitmen SD Negeri 1 Semen dalam terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi transparansi, profesionalisme, maupun inovasi layanan.
Masukan dan penilaian dari masyarakat menjadi dasar penting bagi sekolah untuk:
Meningkatkan kualitas pelayanan
Mewujudkan sekolah yang transparan dan profesional
Mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan
Memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak kita
Terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam mengisi survei ini. Kepuasan Anda adalah semangat kami untuk terus melayani lebih baik.
Dipublikasikan pada: 13 Juli 2026.ยJatisrono, Wonogiri โ SD Negeri 1 Semen menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Jumat, 27 Maret 2026, bertempat di Aula SD Negeri 1 Semen. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan, dan akuntabel di bidang pendidikan dan kebudayaan.
FKP dihadiri oleh berbagai unsur pengguna layanan, di antaranya orang tua/wali siswa, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat sipil, serta instansi terkait. Forum ini menjadi wadah komunikasi dua arah, di mana masyarakat dapat menyampaikan masukan dan saran secara langsung kepada pihak sekolah melalui metode Focus Group Discussion (FGD), yang membahas reviu rancangan Standar Pelayanan (SP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Dalam forum tersebut, disepakati beberapa rencana tindak lanjut untuk perbaikan mutu pelayanan, di antaranya:
Reviu dan pembaruan Standar Pelayanan serta SOP di masing-masing bidang agar lebih efektif dan efisien.
Penyusunan SOP baru terkait pelayanan SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) dan Parenting.
Sosialisasi SP dan SOP melalui media digital (website, banner, leaflet) maupun tatap muka.
Peningkatan akses informasi bagi masyarakat melalui website resmi sekolah dan penyediaan QR Code Survei Kepuasan Masyarakat di ruang layanan.
Penguatan disiplin petugas pelayanan, termasuk penjadwalan piket serta pembinaan penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun).
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Hasil FKP oleh Kepala SD Negeri 1 Semen, Sri Sarmini, S.Pd., M.Pd., yang menyatakan kesediaan sekolah untuk menindaklanjuti seluruh masukan sebagai upaya berkelanjutan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan.
Melalui FKP ini, SD Negeri 1 Semen berharap dapat terus mewujudkan pelayanan publik yang semakin optimal, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya para pengguna layanan pendidikan di lingkungan SD Negeri 1 Semen.
Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru, Pemerintah Kabupaten Wonogiri meluncurkan program GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah). Program ini mengajak para ayah untuk hadir dan mengantar langsung anak-anaknya di hari pertama masuk sekolah.
Program yang digagas oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Wakil Bupati Imron Rizkyarno, S.H. ini mengusung semangat "Ayah Hadir, Anak Percaya Diri, Siap Meraih Prestasi."
Manfaat GAMAS bagi Anak dan Keluarga:
Memperkuat ikatan emosional antara ayah dan anak
Memberikan rasa aman dan percaya diri pada anak di lingkungan baru
Menumbuhkan semangat belajar dan kesiapan mengikuti sekolah
Membangun komunikasi positif antara orang tua dan sekolah
Mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sejak hari pertama sekolah
Waktu & Tempat:
๐
Senin, 13 Juli 2026 โ Hari Pertama Masuk Sekolah
๐ SD Negeri 1 Semen, Kec. Jatisrono
SD Negeri 1 Semen turut mendukung dan mengajak seluruh wali murid, khususnya para ayah, untuk meluangkan waktu mengantar anak di hari pertama sekolah tahun ajaran baru ini pada 13 Juli 2026. Satu langkah kecil ayah hari ini bisa menjadi awal perjalanan besar anak menuju masa depan yang gemilang.
Ayo Ayah, antar anak di hari pertama sekolah dan jadilah bagian dari langkah besar mereka!
#AyahTerlibatGenerasiHebat ๐๐จโ๐ฆ
Dipublikasikan pada: 10 Juli 2026.ยPrestasi membanggakan kembali diukir oleh siswa-siswi SD Negeri 1 Semen dalam ajang Lomba Bola Voli Antar Gugus se-Kecamatan Jatisrono pada bulan Juni 2026. Mewakili Gugus RA Kartini, tim putri SD Negeri 1 Semen berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah menaklukkan Gugus Sa'fei di partai final.
Tiga siswi yang tampil sebagai tulang punggung tim adalah:
Inaya Nurul Azmi
Alesha Varizha Anindya
Ayu Artiyanti
Ketiganya tampil kompak dan penuh semangat sepanjang pertandingan, didampingi oleh pelatih yang turut mengantar tim menuju kemenangan. Perjuangan ekstra ketat di babak final melawan Gugus Sa'fei berhasil dilalui dengan baik, membuktikan kerja sama tim dan mental juara para siswi SD Negeri 1 Semen.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di SD Negeri 1 Semen berjalan dengan baik dan mampu bersaing di tingkat kecamatan. Selamat kepada Ayu, Inaya, dan Alesha atas dedikasi dan kerja kerasnya!
Terus semangat berlatih dan berprestasi, jadilah kebanggaan sekolah dan gugus RA Kartini! ๐๐
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi SD Negeri 1 Semen. Givana Zakia Azalia berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Pramuka Garuda tingkat kecamatan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Wonogiri.
Dalam acara yang berlangsung meriah tersebut, Givana tampil percaya diri mengenakan seragam pramuka lengkap dengan berbagai tanda kecakapan khusus (TKK) yang terpasang rapi di selempangnya, menunjukkan dedikasi dan pencapaiannya selama mengikuti kegiatan kepramukaan.
Atas prestasinya, Givana dinobatkan sebagai Pramuka Garuda dan berhak membawa pulang piala serta sertifikat penghargaan resmi dari Kwartir Cabang Wonogiri. Predikat Pramuka Garuda sendiri merupakan tingkatan tertinggi dalam jenjang kepramukaan, yang hanya bisa diraih oleh anggota pramuka dengan kedisiplinan, kemampuan, dan dedikasi luar biasa.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SD Negeri 1 Semen. Semoga pencapaian Givana dapat menginspirasi seluruh siswa-siswi lainnya untuk terus aktif berorganisasi dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Selamat, Givana Zakia Azalia! Semoga semakin berprestasi ke depannya. ๐๐๏ธ